HAN ke-42, Wali Kota Metro Tekankan Perlindungan dan Pendidikan Karakter Anak

 

METRO — Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Kota Metro menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat komitmen dalam melindungi hak anak sekaligus membangun karakter generasi masa depan.

Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Karnaval Sehat dalam rangka HAN ke-42 di Kota Metro, Minggu (19/7/2026).

Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, kegiatan tersebut diikuti sekitar 2.300 peserta didik jenjang SD dan SMP. Karnaval dipusatkan di depan Rumah Dinas Wali Kota Metro dengan melibatkan peserta dari sekolah di bawah naungan Pemerintah Kota Metro maupun Kementerian Agama.

Bambang mengatakan peringatan HAN tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Momentum tersebut harus menjadi pengingat pentingnya peran pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam memastikan anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung perkembangan mereka.

“Melalui kegiatan Karnaval Sehat ini, kita tidak hanya mengajak anak-anak menerapkan pola hidup sehat dan aktif, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, kedisiplinan, kreativitas, kecintaan terhadap budaya, serta semangat gotong royong sejak usia dini,” ujar Bambang.

Menurutnya, pemenuhan hak anak dan perlindungan terhadap anak harus berjalan beriringan dengan pendidikan karakter. Pembentukan karakter, kata Bambang, perlu dimulai sejak usia dini melalui pembiasaan positif yang dilakukan secara konsisten di lingkungan keluarga maupun sekolah.

“Kita sebagai orang tua dan guru harus terus menanamkan, membiasakan, serta memberikan teladan dalam berbagai kebiasaan baik, tanpa melupakan pentingnya mengajarkan konsekuensi atas setiap kesalahan yang dilakukan anak,” katanya.

Ia berharap kegiatan Karnaval Sehat tidak sekadar menjadi hiburan bagi peserta didik. Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi media pembelajaran untuk mengenalkan pola hidup sehat, budaya, kreativitas, kebersamaan, dan kepedulian sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang juga menyampaikan rencana kedatangan sekitar 2.000 mahasiswa Universitas Malahayati untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kota Metro. Mahasiswa dari lima fakultas itu akan ditempatkan di 22 kelurahan.

Menurut Bambang, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan memberikan dampak positif, termasuk menjadi inspirasi bagi anak-anak agar memiliki motivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro Agus Muhammad Septiana mengatakan Karnaval Sehat merupakan bagian dari rangkaian HAN ke-42 yang digelar Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Rangkaian kegiatan berlangsung mulai 19 Juli hingga puncak peringatan HAN pada 23 Juli 2026.

Agus mengatakan HAN menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat terhadap pemenuhan hak anak, mulai dari hak hidup, tumbuh, berkembang hingga berpartisipasi.

“Dalam dunia pendidikan, momentum ini menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai moral, sosial, dan etika kepada peserta didik. Kegiatan ini juga bertujuan mendorong pemerintah dan masyarakat menciptakan lingkungan yang aman, ramah anak, serta bebas dari kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi, sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan pendapat, aspirasi, dan kreativitas mereka,” ujarnya.

Pemkot Metro mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya orang tua, keluarga, satuan pendidikan, dan lingkungan sekitar, untuk memperkuat kolaborasi dalam melindungi hak-hak anak.

Langkah tersebut dinilai penting agar anak-anak Kota Metro dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, kreatif, berkarakter, dan memiliki masa depan yang baik. (ADV)

Posting Komentar

0 Komentar