Wali Kota Metro Lepas Peserta OJT IDEA Indonesia, Dorong Generasi Muda Siap Hadapi Dunia Kerja

 

METRO — Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso melepas secara simbolis peserta On Job Training (OJT) Reguler Batch 38 IDEA Indonesia di Hotel IDEA Indonesia, Rabu (26/8/2026).

Bambang mengatakan OJT menjadi tahapan penting bagi peserta untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Menurutnya, peserta tidak cukup hanya memahami teori, tetapi juga harus mampu menerapkan kompetensi secara langsung di lingkungan industri.

“Peserta tidak hanya dituntut untuk memahami teori, tetapi juga belajar secara langsung mengenai dunia kerja, kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, etika profesional, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja,” kata Bambang.

Peserta OJT tersebut sebelumnya menjalani pelatihan intensif selama kurang lebih tiga bulan di IDEA Indonesia. Mereka berasal dari berbagai kabupaten/kota di Lampung, Sumatera Selatan, serta sejumlah daerah di luar Pulau Sumatera.

Presdir PT Aidea Indonesia Akademi Tbk Eko Desriyanto mengatakan pelatihan yang dijalani peserta menunjukkan perkembangan signifikan, baik dari sisi penampilan, kemampuan berbahasa Inggris maupun keterampilan kerja.

“Tiga bulan yang lalu, adik-adik kita belum bisa makeup, belum bisa dress atau grooming yang baik. Hari ini, karena saya tidak terlibat langsung dalam pelatihan sehari-hari secara intensif, beberapa wajah itu sempat membuat saya kaget,” ujarnya.

Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan menjalani OJT di berbagai hotel bintang 3, 4 dan 5 di Jakarta serta sejumlah kota lainnya. Peserta juga telah mengikuti proses wawancara menggunakan bahasa Inggris dan mendapatkan penempatan 100 persen.

Eko menjelaskan, OJT di IDEA Indonesia merupakan tahap pembuktian terhadap kompetensi yang telah diperoleh peserta selama mengikuti pelatihan.

“On job training di IDI Indonesia itu sebenarnya adalah hanya pembuktian saja. Pembuktian bahwa apa yang kalian dapatkan dan kalian lakukan di IDI Indonesia telah membuat kalian menjadi lulusan profesional unggul,” jelasnya.

Ia meminta peserta membuktikan kemampuan kepada manajemen hotel sehingga memiliki peluang untuk direkrut dan mengembangkan karier di bidang hotel, hospitality dan tourism.

“Target kita 90%. on job training ini langsung direkrut di mana mereka on job training,” katanya.

Menurut Eko, pencapaian target tersebut tidak hanya bergantung pada hard skill. Peserta juga harus mengandalkan soft skill seperti disiplin, positive behavior, attitude, sikap dan mindset.

Ia juga meminta orang tua dan seluruh pihak terus memberikan dukungan selama peserta beradaptasi di lingkungan industri. IDEA Indonesia, lanjutnya, tetap memberikan bimbingan, coaching, mentoring dan motivasi hingga proses OJT selesai.

Sementara itu, Bambang berpesan agar peserta tidak menjadikan pekerjaan sebagai satu-satunya tujuan dari OJT. Pengalaman tersebut harus dimanfaatkan untuk membentuk karakter, meningkatkan kompetensi dan membangun kepercayaan diri.

“Jangan hanya berpikir bahwa tujuan akhirnya adalah mendapatkan pekerjaan. Lebih dari itu, jadikan pengalaman ini sebagai proses untuk membentuk karakter, meningkatkan kompetensi, dan membangun kepercayaan diri,” pesannya.

Ia juga meminta peserta menjaga nama baik diri, keluarga, lembaga pendidikan, IDEA Indonesia dan Kota Metro.

“Tunjukkan bahwa generasi muda Kota Metro adalah generasi yang disiplin, berintegritas, mau belajar, bekerja keras, dan mampu bersaing,” tegasnya.

Bambang berharap peserta mampu menjalani setiap tantangan selama OJT sebagai pengalaman dan pembelajaran sebelum benar-benar memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri. (ADV)

Posting Komentar

0 Komentar