KOTA METRO — Upaya mengurangi kemiskinan di Kota Metro dinilai membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya mengandalkan program pemerintah. Wali Kota Metro H. Bambang Iman Santoso mendorong penguatan peran masyarakat dan BAZNAS dalam memperluas bantuan bagi warga kurang mampu.
Bambang menyampaikan hal tersebut ketika menghadiri kegiatan Spesial Muharam 1448 Hijriah BAZNAS Kota Metro, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan tersebut diisi dengan pemberian santunan kepada 100 anak yatim. BAZNAS juga meresmikan program bedah rumah untuk Rudiyanto, warga Kelurahan Hadimulyo Timur.
Bagi Bambang, program tersebut menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Ia mengatakan, rumah Rudiyanto sebelumnya berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan dan tidak layak dihuni. Melalui Program Rumah Sehat BAZNAS, hunian tersebut kemudian diperbaiki.
“Dari rumah yang betul-betul tidak layak huni, sudah kita lihat kondisinya tadi, baik dari segi apa pun sangat memprihatinkan. Alhamdulillah, Baznas telah membangun satu rumah sederhana yang mudah-mudahan layak dan nantinya akan diselesaikan hingga memenuhi persyaratan rumah layak huni,” kata Bambang.
Menurutnya, pemerintah memang memiliki berbagai program bantuan untuk masyarakat, termasuk sektor perumahan. Namun, keterbatasan anggaran membuat seluruh kebutuhan warga belum dapat ditangani secara bersamaan.
Kondisi tersebut, lanjut Bambang, menjadi alasan penting bagi pemerintah untuk membangun kemitraan dengan lembaga seperti BAZNAS.
“Baznas lebih mudah menyalurkan bantuan kepada masyarakat dengan mekanisme pertanggungjawaban yang dimiliki. Karena itu, kami ingin terus menggandeng Baznas agar semakin banyak masyarakat yang dapat dibantu,” jelasnya.
Bambang berharap zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, dana yang berasal dari kepedulian masyarakat tersebut dapat menjadi kekuatan tambahan dalam membantu warga memenuhi kebutuhan dasar.
“Saya punya keinginan Kota Metro benar-benar menjadi kota yang terlepas dari kehidupan masyarakat yang miskin. Itu bisa dilakukan apabila masyarakat yang mampu memiliki kepedulian kepada mereka yang kekurangan. Pemerintah hadir memberikan dukungan, tetapi kebersamaan masyarakat menjadi kunci,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak berhenti berbagi. Salah satunya melalui Program Jumat Manfaat yang diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai gerakan sosial.
“Sedekah, terutama di hari Jumat, merupakan kesempatan memperbanyak amal kebaikan. Sesungguhnya ketika kita berbuat baik kepada orang lain, kita juga sedang berbuat baik kepada diri sendiri,” pungkasnya.
Pemkot Metro berharap kerja sama dengan BAZNAS, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat dapat semakin luas agar bantuan sosial mampu menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan. (ADV)


0 Komentar